Setiap 2 Oktober menjadi tanggal kebanggan untuk bangsa Indonesia, hal itu dikarenakan batik Indonesia menjadi warisan budaya dunia yang telah ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2009. UNESCO mengakui batik sebagai warisan dunia karena memenuhi kriteria, antara lain kaya dengan simbol dan makna filosofi kehidupan rakyat Indonesia.

Jika berbicara tentang batik Indonesia, ada banyak sekali jenis dan ragam corak batik Nusantara. Bahkan setiap daerah penghasil batik, memiliki coraknya tersendiri yang tidak bisa ditiru pengrajin batik lain. Sehingga membuat keragaman batik Indonesia semakin kaya.

Beberapa orang memanfaatkan kain batik dengan berbagai ide kreatifnya hingga berhasil mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Berikut ini beberapa rekor yang pernah diraih dari sebuah batik.

  • Batik Printing Terpanjang
Sumber : Google.com

Pada tanggal 28 Desember 2012, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV membuat batik printing sepanjang 3.046,9 meter dengan motif khas Indonesia Timur (Papua, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan) di sepanjang Jalan Nusantara, Makassar. Kain batik tersebut selanjutnya dijadikan seragam karyawan PT Pelindo. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam meramaikan program Visit South Sulawesi 2012.

  • Membatik dengan Teknik Ikat Celup oleh Mahasiswa Terbanyak
Sumber : Google.com

Dalam rangka Orientasi Mahasiswa Baru Universitas PGRI Semarang, sebanyak 2.251 mahasiswa membatik dengan teknik ikat celup atau jumputan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 September 2017 dengan tema “Batik sebagai Bentuk Apresiasi Budaya oleh Mahasiswa” dan berslogan “UPGRIS Berbatik“.

 

  • Seragam Batik Sekolah Hasil Karya Siswa Terbanyak
Sumber : Google.com

Untuk memeriahkan HUT yang ke-86, Sekolah Santo Aloysius Bandung menyelenggarakan Festival Batik pada 22 Februari 2016. Saat upacara bendera, setiap siswa mengenakan seragam batik sekolah hasil karya mereka masing-masing. Dipadukan dengan motif bunga lily- batik sekolah di bagian atas, pada bagian bawah baju ditambah hasil kreasi tiap siswa berdasarkan eksplorasi dan pengembangan batik tradisional Nusantara.Upacara diikuti oleh 2.500 siswa Sekolah Santo Aloysius Bandung dari 3 lokasi.

  • Gitar Pertama Dengan Ornamen Batik
Sumber : muri.org

Haryo Sasongko, atau akrab disapa Kongko adalah seniman dan pengrajin gitar yang membuat gitar dengan seni membatik. Ia memberikan corak batik di badan gitar buatannya. Produk yang diberi nama “G&B” (Gitar Batik) sebagai merek gitarnya tidak hanya menggunakan corak dari Jawa, tetapi juga dari daerah lain, seperti dari Kalimantan. Untuk memberikan ornamen batik, batik ditulis langsung menggunakan canting.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here